Materi 1
Sejarah Termos
Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa.
Karena kebutuhan inilah, James
Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan
wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas
tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak
untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi
cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup
wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan,
di London.
Tugas 1 (dikerjakan di buku IPA)
1.
Apakah fungsi sebuah termos?
2.
Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat
termos pada masa itu?
3.
Gambarlah bagian-bagian termos sesuai bacaan di
atas.
4.
Apa saja benda di sekitarmu yang menggunakan
prinsip yang hampir sama dengan termos?
Materi 2
Penggunaan Benda
Konduktor dan Isolator
Kamu sudah tahu, bahwa panas
dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan
radiasi. Ingat kembali, apa yang dimaksud dengan konduksi, konveksi, dan
radiasi? Pikirkan bersama dalam kelompok kecil! Barang-barang dalam kehidupan
sehari-hari banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau
isolator. Benda apakah itu?
Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini. Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator, sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat.
Terbuat dari apakah panci? Panci
terbuat dari bahan logam, misalnya aluminium. Aluminium merupakan penghantar
panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Pegangan
panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan
kepanasan ketika memegangnya.
Mesin mobil dan motor terbuat dari
bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh
kinerja mesin yang ideal. Karena itu, mesin dibuat dari bahan konduktor sebagai
penghantar.
Tugas 2 (kerjakan di buku IPA)
Amatilah benda-benda yang ada di
sekolah dan rumahmu. Gunakan tabel berikut untuk mengidentifikasi sifat
hantaran benda tersebut dan kegunaannya. Lalu buatlah kesimpulannya!
SELAMAT MENGERJAKAN !!!!




Posting Komentar