Assalammualaikum anak - anak hebat,,,,
Bagaimana kabarnya? Masih semangat khan .... sehat selalu ya, anak anakku yang cantik dan ganteng silahkan kalian baca materi di bawah ini ya,,,, jangan lupa berdoa dulu,,, selamat membaca,,,, dan dikerjakan tugasnya ya,,,,
Amatilah gambar pemandangan alam di atas. Pernahkah kamu mengunjungi kedua
tempat tersebut? Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat dan Gunung Bromo di Jawa
Timur merupakan dua tempat yang banyak dikunjungi wisatawan karena menyajikan
keindahan alam yang memesona.
Negara Indonesia memiliki banyak pemandangan alam yang sangat indah, salah
satunya adalah keindahan pemandangan laut. Terdapat banyak sekali pantai yang
indah dan pemandangan bawah laut yang mengagumkan karena negara kita merupakan
negara kepulauan. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan negara kepulauan?
Mari membaca dengan saksama bacaan berikut ini.
Mengenal Letak Geografis
Indonesia
Letak geografis merupakan letak suatu daerah atau negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Letak geografis sebuah daerah atau negara dibatasi oleh letak geografis daerah atau negara lain yang berbatasan. Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia.Demikian juga Indonesia terletak di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.Indonesia berbatasan langsung dengan beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Papua Nugini, dan Australia. Letak geografis Indonesia dianggap strategis karena menjadi tempat persilangan antara dua benua dan dua samudra. Negara Indonesia merupakan negara kepulauan. Terdapat lebih dari 17.000 pulau berukuran besar dan kecil berada di wilayah Indonesia. Dari sejumlah pulau tersebut, sekira 6.000 pulau tidak berpenghuni. Beberapa pulau besar di Indonesia antara lain Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Sementara itu beberapa pulau kecil yang berada di wilayah Indonesia antara lain Pulai Nias, Siberut, Bangka, Belitung, Madura, Bali, Lombok, Flores, Ambon, dan Halmahera.
Wilayah negara Indonesia membentang dari Sabang di
barat hingga Merauke di sebelah timur, terdiri atas daratan dan perairan. Luas
daratan Indonesia adalah 1.922.570 km2. Luas perairan Indonesia adalah
3.257.483 km2.
TUGAS 1 (dikerjakan di buku IPS)
Berdasarkan bacaan tersebut, lakukanlan kegiatan berikut.
1. Menentukan pokok pikiran dan informasi penting dari bacaan dengan menggunakan tabel di bawah ini.
2. Perhatikan kembali gambar peta pada di atas
a. Tuliskanlah nama negara-negara yang berbatasan wilayah daratannya dengan
Indonesia.
b. Tuliskan nama perairan yang mengelilingi wilayah negara Indonesia
c. Tuliskan nama pulau-pulau
besar di wilayah negara Indonesia yang disebutkan di dalam bacaan.
d. Tuliskan pulau-pulau kecil
yang ada di wilayah negara Indonesia seperti yang disebutkan di dalam bacaan.
TUGAS 2 (di kerjakan di buku gambar)
Perhatikanlah kembali letak geografis Indonesia pada peta di atas , Amatilah.
Komponen apa saja yang ada pada peta tersebut? Ingatkah kamu? Peta memiliki
beberapa komponen sebagai berikut.
1. Judul Peta, biasanya ditulis pada bagian atas peta yang biasanya menunjukkan
isi peta tersebut.
2. Skala Peta, merupakan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya.
Dengan skala peta, pengguna peta akan dapat menentukan jarak antartempat yang
ada pada peta.
3. Simbol, merupakan gambar atau warna tertentu pada peta untuk mewakili
objek dalam peta.
4. Garis astronomis, merupakan garis khayal pada muka bumi. Garis-garis
mendatar (horizontal) yang terdapat pada peta disebut garis lintang dan garis
tegak disebut garis bujur.
5. Legenda, merupakan keterangan beberapa simbol yang digunakan pada peta
untuk memudahkan pengguna peta memahami isi peta.
6. Mata Angin, merupakan pedoman utama arah mata angin. Mata angin yang
mengarah ke atas menunjukkan arah Utara.
Kali ini kamu akan mencoba untuk menggambar sebuah peta geografis Indonesia
secara sederhana. Kamu akan menggambar peta yang memiliki skala yang sama
dengan peta aslinya. Untuk itu, kamu memerlukan beberapa alat dan bahan seperti
buku atlas, kertas gambar ukuran A4, penggaris, pensil,
dan pensil warna. Lalu, ikutilah tahap-tahap berikut ini.
1. Cara menggambar peta dilakukan dengan mencontoh peta asli. Pada peta asli, dibuat garis-garis bantu tegak dan mendatar berjajar. Jarak antargaris adalah 2 cm sehingga terbentuk kotak-kotak persegi berukuran 2 × 2 cm. Berilah kode angka pada garis-garis tadi, mulai dari sudut kiri atas ke arah kanan dan ke arah bawah. Perhatikan contoh berikut.
2. Siapkan kertas gambar yang akan digunakan untuk menggambar peta. Buatlah
garis bantu tegak dan mendatar berjajar menggunakan pensil dan penggaris.
Ukuran garis tegak dan mendatar sama dengan ukuran garis tegak dan mendatar
pada peta asli sebelumnya. Beri kode angka pada garis-garis tadi dengan cara
yang sama pada peta asli.
3. Mulailah menggambar peta di atas kertas gambar dengan mencontoh peta asli yang telah diberi garis bantu. Amati gambar pada peta asli dan letaknya sesuai kode yang telah dibuat. Setiap goresan pensil yang dibuat harus sesuai dengan alur garis pada peta asli yang dicontoh.


Posting Komentar